Perkembangbiakan secara generatif (secara kawin) pada tumbuhan yaitu perkembangbiakan dengan menggunakan sel kelamin atau perkembangbiakan yang terjadi melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah melekatnya atau jatuhnya serbuk sari (sel kelamin jantan) ke kepala putik (betina).
Bunga yang memiliki benang sari dan putik sering disebut bunga lengkap atau bunga sempurna, yaitu memiliki kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik.
Proses menempelnya serbuk sari di kepala putik dapat terjadi dengan perantara angin, air, hewan, atau manusia.Angin bisa menerbangkan serbuk sari dan ada yang jatuh di kepala putik. Aliran air bisa menghanyutkan serbuk sari dan kemudian ada yang menempel di kepala putik. Saat mengisap nektar bunga tubuh serangga tertempel serbuk sari yang kemudian dibawanya terbang ke lain tempat. Di tempat lain serangga tersebut hinggap pada bunga lain, kemudian serbuk sari yang menempel di tubuhnya bisa berjatuhan di kepala putik, terjadilah penyerbukan. Pada tanaman tertentu, misalnya vanili dan salak penyerbukannya dilakukan dengan bantuan manusia. Hal ini disebabkan karena letak putik dan benang sarinya tidak memungkinan terjadinya penyerbukan secara alami.
Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari kemudian akan tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari. Di dalam ruang bakal biji akan terjadi pembuahan, yaitu peleburan serbuk sari dengan kepala putik. Pembuahan ini menghasilkan zigot.
Zigot kemudian berkembang menjadi lembaga, bakal biji akan berkembang menjadi biji dan bakal buah, kemudian bakal buah akan berkembang menjadi daging buah. Lembaga yang berada di dalam biji inilah yang merupakan calon tumbuhan baru.
Silakan klik di sini untuk menonton video tentang Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan.






0 comments:
Posting Komentar